Magma dan Lava

MAGMA & LAVA

 

Tentunya kita telah cukup mengetahui bahwa di bumi sering kali terjadi aktivitas seismik, aktivitas ini erat hubungannya dengan keadaan di dalam bumi kita sendiri. Jika kita berbicara mengenai faktor penyebab dari dalam bumi maka akan erat kaitannya pula dengan magma. Selanjutnya bila kita berbicara mengenai magma tentunya kita akan teringat pula dengan lava. Sebagian dari kita mungkin sudah tahu apa itu magma dan apa itu lava, namun marilah pada kesempatan ini kita tinjau kembali apa itu magma dan lava.

Apa itu magma?

Magma adalah batuan panas dan cair yang ada di dalam bumi. Sumber energi yang menyebabkan batuan berubah menjadi magma hingga kini masih menjadi topik yang sangat diperdebatkan dalam dunia geologi. Teori – teori yang mengemuka antara lain adalah panas yang berasal dari dari radioaktivitas alami Bumi, kompresi dari tekanan jauh di dalam planet, tabrakan meteorit di masa lalu, dan panas asli yang berasal dari pembentukan planet.

Magma Chamber

Magma Chamber

Apakah lava itu?

Lava adalah magma yang mengalir sepanjang tanah (atas tanah atau dasar laut), akhirnya mengalami pendinginan untuk membentuk batuan vulkanik.

Ada dua tipe dasar lava, keduanya memiliki nama Hawaii:

Pahoehoe;  lava halus yang membentuk permukaan yang kuat seperti tali disebut pahoehoe (diucapkan-pahoy hoy), yang bersumber dari temperatur yang lebih tinggi dan volume lebih rendah dari letusan gunung berapi. Pahoehoe mengalir secara tetap dan membentuk kulit.

Kecepatan aliran lava ini sekitar 3 kaki (1 meter) per menit dalam gerakan merayap, namun di bawah kondisi tertentu (tingkat tinggi letusan dan / atau lereng curam), dapat mencapai kecepatan hingga 14 mil (23 kilometer) per jam. Biasanya, ketebalan aliran lava pahoehoe kira-kira 1 kaki (0,33 meter).

Pāhoehoe Lava

Lava Pāhoehoe

Aa; Lava aa (diucapkan ah-ah, nama ekspresif yang dibunyikan seperti jika Anda merasa hendak jatuh atau menginjak permukaan yang tajam) adalah kebalikan dari pahoehoe: Lava ini bertekstur kasar, dan terjadi pada temperatur rendah dan volume letusan yang lebih inggi. Aa mengalir dalam gelombang, dengan lambat (beberapa meter per jam) yang membangun ketinggian tertentu, kemudian akan mengalir dengan cepat. Aliran aa yang dihasilkan dapat menutupi tanah di hingga tingkat seratus meter dalam hitungan menit, kemudian kembali ke ketebalan awalnya. Arus yang sangat besar, dengan lebar lebih dari lapangan sepak bola, ketebalan berkisar antara 6,5-16,5 kaki (2 sampai 5 meter).

AA Lava

Lava AA

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: